Skip to main content

Manfaat dan Kasiat Daun KENIKIR atau ARTEMISININ

Daun KENIKIR atau ARTEMISININ, multi khasiat Herbal.
( mulai dari lalap, salad, merangsang nafsu makan, malaria, memperbaiki sirkulasi darah, bau badan dll sampai pembunuh kanker)

Daun artemisinin kalau di Jawa sering disebut KENIKIR , Randa Midang (Sunda) atau Ulam raja (Malaysia) . Daun kenikir yang berbau harum, mengandung saponin, flavonoida polifenol dan minyak atsiri. Juga ada protein, lemak, karbohidrat dan kalsium.
Kenikir merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari Amerika Latin, Amerika Tengah, tetapi tumbuh liar dan mudah didapati di Florida, Amerika Serikat, serta di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Spesies ini dibawa ke Asia Tenggara melalui Filipina oleh Spanyol. Kenikir adalah anggota dari Asteraceae.


Daun kenikir yang masih muda dan pucuknya dapat digunakan untuk sayuran, dimakan mentah-mentah dan direbus lalap. Masyarakat Jawa sudah biasa menggunakan sebagai salah satu pelengkap pecel. Sayuran ini dapat ditemui di pasar-pasar. Tumbuhan ini dapat digunakan untuk penyedap dan merangsang nafsu makan. 

Orang Melayu menyebut kenikir sebagai ulam raja, yang kira-kira artinya adalah king of salad (rajanya salad). Memang awalnya kenikir digunakan dalam menu makanan asli Melayu, namun sekarang sudah termasuk ke dalam kelompok makanan yang digemari oleh mayoritas masyarakat Malaysia. Bahkan, orang asing yang berkunjung ke sana pun tidak segan untuk mencoba salad yang menggunakan daun kenikir dalam campuran dengan sayur lain.
Dilaporkan, kenikir dapat mengusir serangga (dengan menanam kenikir di antara tumbuhan tersebut, dan alang-alang.


Aneka kegunaan daun Kenikir
Pemakaian tanaman ini secara tradisional di berbagai negara adalah untuk memperbaiki sirkulasi atau peredaran darah, penambah nafsu makan dan penguat tulang. Bau tanaman yang spesifik menyebabkan penggunaannya juga sebagai pengusir serangga.

Kenikir sangat populer di Malaysia. Secara tradisional, penduduk di sana menggunakan tanaman ini untuk memperbaiki sirkulasi darah, pencegah penuaan dini, menurunkan suhu tubuh, dan memperkuat tulang karena kandungan kalsium yang tinggi, serta menghilangkan bau napas yang kurang sedap.

Kegunaan yang menarik perhatian peneliti dari negara itu adalah untuk pengobatan infeksi kuman penyebab penyakit.

Melalui sebuah penelitian in vitro, seorang peneliti dari perguruan tinggi di Malaysia membuktikan, ekstrak daun kenikir terbukti berhasil membunuh berbagai jenis kuman dan jamur penyebab penyakit. Beberapa di antara kuman itu adalah yang menyebabkan penyakit pada saluran cerna.
Berdasarkan temuannya, peneliti itu menyarankan untuk mempertimbangkan pemanfaatan kenikir sebagai salah satu alternatif obat pencegah infeksi kuman penyakit.

Hingga saat ini dampak negatif dari penggunaan Artemisia sebagai obat malaria belum banyak ditemui. Perhatian : Meski demikian, artemisinin dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga perlu hati-hati bagi pasien penderita mag (gangguan pencernaan). Selain itu, penggunaannya juga sangat dilarang untuk wanita hamil karena salah satu sifat dari artemisinin adalah merangsang menstruasi sehingga dikhawatirkan dapat mengakibatkan keguguran.

Yang sangat menakjubkan adalah kenikir terbukti mempunyai khasiat dan daya antioksidan yang sangat tinggi. Sebuah hasil penelitian ilmiah menemukan bahwa tanaman ini mempunyai daya antioksidan ekivalen dengan daya antioksidan 2400 mg vitamin C per 100 gram bahan segar yang diteliti.

Menurut riset yang diterbitkan oleh Life Science, tanaman ini sudah dipakai dalam penyembuhan China dan dapat membunuh 98% beberapa sel kanker payudara cuma kurun waktu kurang dari 16 jam. ....(luar biasa)

Bila tanaman ini dipakai tanpa ada kombinasi bahan yang lain, dapat menurunkan sebesar 98% dari beberapa sel kanker payudara, namun bila tanaman ini digabungkan dengan tanaman apsintus, hasilnya akan mengikis nyaris sepenuhnya dari sel-sel kanker di badan Anda.
"Artemisinin adalah obat terbaik yang kita miliki dalam waktu yang sudah lama dan kami ingin untuk meneruskan keberhasilannya," kata pemimpin tim Dr. Olivo Miotto dari Unit Riset Tropis Mahidol-Oxford, MORU, di Thailand.

Artemisinin adalah turunan dari tanaman apsintus (Artemisia annua). Terdapat beberapa riset yang menunjukkan bahwa, artemisinin dengan cara efisien bisa mengobati penyakit. Ekstrak tanaman ini sudah dipakai di China untuk melawan penyakit malaria sepanjang beberapa ribu th.. The bioengineers Henry Lai serta Narendra Singh dari University of Washington, Seattle, yaitu dua ilmuwan yang pertama kalinya menemukan hal semacam ini. Hasil riset mereka sudah menunjukkan bahwa sel kanker bakal mengalami apoptosis (hancur dengan sendirinya).

Budidaya :
Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan biji

Semoga bermanfaat. Salam TOA.
Sumber info :
>https://id.wikipedia.org/wiki/Kenikir
>http://beritaintrik.com/…/ini-dia-tanaman-pembunuh-sel-kank…
>http://8intisari.blogspot.com/…/dalam-waktu-16-jam-saja-tan…
>http://www.mangyono.com/2015/04/kembang-rangda-midang.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Asteraceae
>http://media.photobucket.com/…/Bunga%20U…/DSC_4847.jpg.html…
>https://ms.wikipedia.org/wiki/Pokok_Ulam_Raja
>https://www.youtube.com/watch?v=YZWBGPAp82c
http://pphp.pertanian.go.id/…/potensi-pengolahan-tanaman-ke…
http://www.aktualpost.com/…/tanaman-ini-mampu-bunuh-98-sel…

Comments